Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the td-cloud-library domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1035546/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Badan Geologi Imbau Warga Tomohon Terkait Peningkatan Aktivitas Gunung Lokon - Walenews.com
Thursday, June 18, 2026
spot_img
HomeLingkungan & KesehatanBadan Geologi Imbau Warga Tomohon Terkait Peningkatan Aktivitas Gunung Lokon

Badan Geologi Imbau Warga Tomohon Terkait Peningkatan Aktivitas Gunung Lokon

TOMOHON – Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merilis perkembangan terkini status Gunung Lokon Tomohon, Sulawesi Utara. Dalam siaran pers, Jumat (8/11/2024), Gunung Lokon sampai saat ini masih berada pada level II dan perlu diwaspadai.

“Kami kembali mempertegas status gunung lokon sampai saat ini masih berada di level II yang terjadi peningkatan aktivitas kegempaaan,” terang Kepala Badan Geologi Bandung, Dr. Ir. Muhammad Wafid, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

Dijelaskan Wafid, peningkatan aktifitas kegempaan terjadi khususnya gempa vulkanik dangkal.

“Ya, Sejak 1-8 November 2024 kegempaan meningkat dari 32 sampai 55 kejadian per hari,” tuturnya.

Untuk visual tinggi asap diterangkannya, belum mengalami perubahan. Tinggi asap terukur mencapai 10-50 meter di atas kawah Tompaluan. Berdasarkan data instrumental, terindikasi adanya peningkatan tekanan di bagian dangkal permukaan. Itu setelah terekamnya gempa vulkanik dangkal yang berasosiasi dengan pelepasan gas hembusan.

Lanjutnya, potensi ancaman bahaya aktivitas Gunung Lokon saat ini, yakni terjadinya erupsi freatik yang diakibatkan kontak magma dengan air hidrotermal secara tiba-tiba. Hal ini dapat diikuti dengan erupsi freatomagmatik-magmatik.

Kata Dia, erupsi ini dapat disertai dengan lontaran material pijar berukuran lapilli sampai bongkah dan hujan abu tebal dengan atau tanpa diikuti aliran awan panas secara tiba-tiba.

Terkait status waspada ini, Wafid memintakan masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati atau melakukan aktivitas di dalam radius 2,5 kilometer dari kawah Tompaluan.

“Jika terjadi erupsi dan hujan abu, masyarakat dihimbau untuk tetap berada di dalam rumah. Apabila berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan masker dan kacamata,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments