Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the td-cloud-library domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1035546/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Bumikan Kembali Tari Maengket, Misi Budaya Armando Loho - Walenews.com
Wednesday, July 1, 2026
spot_img
HomePendidikan & KebudayaanBumikan Kembali Tari Maengket, Misi Budaya Armando Loho

Bumikan Kembali Tari Maengket, Misi Budaya Armando Loho

WALENEWS.COM, TOMOHON – Tari Maengket adalah salah satu ikon kebudayaan Minahasa yang kaya akan nilai-nilai sosial dan spiritual. Tarian ini awalnya berfungsi sebagai ekspresi rasa syukur atas panen, sekaligus menjadi bagian dari ritus adat dan hiburan komunal.

Maengket terdiri dari tiga bagian utama: Maowey Kamang (syukur panen), Marambak (kebersamaan membangun rumah), dan Lalayaan (ritual cinta dan pemilihan pasangan).

Menurut penelitian budaya Minahasa yang dikompilasi oleh Dinas Kebudayaan Sulawesi Utara, Tari Maengket adalah bentuk tari rakyat yang tumbuh dalam sistem masyarakat agraris dan mencerminkan keharmonisan sosial, gotong royong, serta penghormatan terhadap alam dan leluhur.

Dokumentasi dari Armando Loho.

Armando Loho, lewat Sanggar Kamang Wangko Woloan, berupaya membangkitkan kembali eksistensi tari ini.

Ia merekam berbagai versi Maengket dari komunitas-komunitas adat dan menjadikannya materi publik melalui media sosial, dokumenter, serta pameran foto. Ia juga melibatkan generasi muda untuk tampil dalam pertunjukan, latihan terbuka, dan kegiatan budaya lintas sekolah.

Dokumentasi dari Armando Loho.

Armando saat diwawancarai pada Rabu (04/06/2025) menegaskan, Maengket bukan hanya seni pertunjukan, melainkan cerminan nilai kerja sama, persaudaraan, dan spiritualitas kolektif orang Minahasa.

“Dengan pendekatan digital dan visual, saya berharap Tari Maengket tetap lestari dan terus dipelajari oleh generasi yang akan datang,” tandasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments