HomePendidikan & Kebudayaan1.000 Pelajar Siap Hentakkan Tomohon dalam Pentas Mahzani Massal, 11 Maret 2026

1.000 Pelajar Siap Hentakkan Tomohon dalam Pentas Mahzani Massal, 11 Maret 2026

WALENEWS.COM, TOMOHON – Sebanyak 1.000 pelajar di Kota Tomohon dijadwalkan akan menggelar pentas sastra Mahzani massal pada Rabu (11/03/2026) mendatang. Pergelaran akbar yang mengakar pada tradisi Woloan ini merupakan langkah konkret untuk mengangkat kembali kekayaan budaya lokal sekaligus menanamkan rasa cinta tradisi kepada generasi muda di tengah arus modernisasi.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya besar untuk mengangkat kembali kekayaan sastra daerah, khususnya Mahzani yang berasal dari Woloan.

Tak di pungkiri pula, bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan seniman dan pecinta budaya di Kota Tomohon.

Besok, ribuan pelajar dari berbagai sekolah di Tomohon akan tampil bersama dalam satu panggung budaya.

Program ini merupakan gagasan individu Armando Loho, M.Kom, yang sekaligus menjadi inisiator kegiatan.

Ia mengusulkan program Mahzani 1000 Pelajar melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sebagai langkah konkret pelestarian budaya lokal di kalangan generasi muda.

Menjelang pelaksanaan kegiatan, panitia terus mematangkan berbagai persiapan agar pergelaran budaya ini berjalan sukses.

Berbagai tahapan telah dilakukan secara bertahap oleh panitia. Mulai dari sosialisasi di sejumlah sekolah, audiensi bersama Pemerintah Kota Tomohon, hingga pelaksanaan latihan bersama para pelajar yang akan tampil.

Bahkan, panitia juga telah melakukan peninjauan langsung lokasi kegiatan guna memastikan kesiapan teknis di lapangan.

Inisiator kegiatan, Armando Loho, menegaskan bahwa pentas Mahzani massal ini bukan sekadar pertunjukan budaya, tetapi juga gerakan bersama untuk merawat identitas daerah.

“Mahzani adalah bagian dari napas budaya Masyarakat Tomohon khususnya di Woloan. Lewat keterlibatan 1000 pelajar, kami ingin menanamkan kebanggaan terhadap sastra dan tradisi lokal sejak dini,” ujar Armando.

Ia juga berharap kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan budaya daerah di Kota Tomohon.

“Jika generasi muda mengenal, mencintai, dan mempraktikkan budaya sendiri, maka warisan leluhur tidak akan hilang ditelan zaman. Mahzani harus terus hidup dan bergema dari Tomohon untuk Indonesia,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Thursday, April 30, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments