Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the td-cloud-library domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1035546/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Dorong Peran Pemuda Adat, Ketum Ajak BPAN Guncang KMAN VI - Walenews.com
Wednesday, June 24, 2026
spot_img
HomePendidikan & KebudayaanDorong Peran Pemuda Adat, Ketum Ajak BPAN Guncang KMAN VI

Dorong Peran Pemuda Adat, Ketum Ajak BPAN Guncang KMAN VI

JAYAPURA – Beragam persiapan terus dilakukan Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) demi mensukseskan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) IV yang akan digelar di Wilayah Adat Tabi, Jayapura, Papua, 24-30 Oktober 2022. Konsolidasi pun digelar, guna menepatkan posisi pemuda adat dalam kegiatan.

Hal ini pun dikatakan Ketua Umum (Ketum) BPAN Michelin Sallata, di stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (21/10). Dirinya mengatakan, pemuda adat harus berani mengambil peran dalam setiap agenda kerja KMAN VI.

“Pemuda tidak bisa dibisukan oleh orang tua. Harus berani bicara, bukan berarti melawan. Orang tua adalah teladan. Tapi bukan berarti pemuda harus dibisukan. Kita akan pasang strategi untuk bisa terlibat dalam setiap agenda, seperti sidang-sidang,” kata Sallata.

“Usahakan KMAN-VI diguncangkan oleh pemuda. Konseptor adalah orang tua. Dinamisator dan eksekutor adalah pemuda,” tutupnya.

Belarmino Lapong, pemuda adat asal Sulawesi Utara mengungkapkan bagaimana hubungan antar pemuda dan orang tua di tempatnya.

“Di Sulawesi Utara, orang tua kami selalu memberi dukungan dan memastikan keterlibatan pemuda adat dalam ruang-ruang gerakan masyarakat adat. Mereka menganggap kita sama,” pesannya.

Pesan untuk pemuda juga digaungkan dari kontingen Maluku Utara. Mereka berharap keputusan-keputusan nanti bisa melibatkan suara muda.

“Pemuda adalah pemegang keputusan. Kita saling terikat. Kita setara dengan para orang tua.” tandasnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments