Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the td-cloud-library domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1035546/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Armando Loho dan Misi Menjaga Napas Mahzani, Tradisi Lisan Minahasa - Walenews.com
Friday, June 19, 2026
spot_img
HomePendidikan & KebudayaanArmando Loho dan Misi Menjaga Napas Mahzani, Tradisi Lisan Minahasa

Armando Loho dan Misi Menjaga Napas Mahzani, Tradisi Lisan Minahasa

WALENEWS.COM, TOMOHON – Tradisi Mahzani, sebagai salah satu bentuk puisi lisan masyarakat Minahasa, tengah mengalami revitalisasi berkat kiprah Robby Alfred Armando Loho, S.Kom, M.Kom, atau yang lebih dikenal dengan nama Armando Loho.

Mahzani merupakan seni tutur dalam bentuk syair atau pantun berirama yang disampaikan secara lisan, sering kali mengandung nilai-nilai etika, filosofi hidup, serta sejarah komunitas lokal.

“Biasanya Mahzani dinyanyikan atau dideklamasikan dalam upacara adat, pertemuan masyarakat, atau sebagai hiburan dalam bentuk narasi berirama,” ungkap Loho saat diwawancarai media ini Senin (23/10/2023).

Menurut sumber dari Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sulawesi Utara dan peneliti lokal, Mahzani memiliki kedekatan struktur dengan bentuk puisi lama nusantara, namun dengan kekhasan lokal Minahasa dalam penggunaan bahasa dan temanya yang merefleksikan realitas sosial.

Lewat dokumentasi dan penyebarluasan di media sosial, Armando memperkenalkan kembali Mahzani sebagai warisan budaya yang hidup, bukan sekadar kenangan.

Melalui Sanggar Kamang Wangko Woloan, ia mewawancarai para maestro Mahzani dan merekam penampilan mereka dalam bentuk video dan audio visual, dengan pendekatan interaktif yang melibatkan generasi muda. Proyek ini menjadikan Mahzani sebagai bahan ajar serta bagian dari program sekolah dan komunitas budaya.

Baginya, Mahzani bukan hanya sekadar bentuk seni tutur, tapi juga memuat nilai moral, sejarah, dan spiritualitas Minahasa yang patut dilestarikan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments