Sunday, June 16, 2024
spot_img
HomePendidikan & KebudayaanKembangkan Pendidikan Ekstrakurikuler, Gudep Pangkalan SMA Negeri 1 Tomohon Gelar Friendly Joint...

Kembangkan Pendidikan Ekstrakurikuler, Gudep Pangkalan SMA Negeri 1 Tomohon Gelar Friendly Joint Camp

TOMOHON – Gugus depan (Gudep) Gerakan Pramuka mengelar Pembukaan Friendly Joint Camp di SMA Negeri 1 Tomohon digagas oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan, Kak Maria Walukow, S.Pd., M.Hum, menandai langkah baru dalam mengembangkan pendidikan ekstrakurikuler. Dalam era kurikulum merdeka, paradigma pembelajaran Pramuka harus diubah menjadi lebih inovatif dan kreatif, sambil tetap memperhatikan nilai-nilai kolaboratif yang diusung oleh kurikulum Merdeka.

Friendly Joint Camp menjadi salah satu jawaban atas tantangan tersebut. Camp ini bukanlah tentang persaingan dan mencari juara, tetapi lebih kepada kolaborasi, eksplorasi dan pengembangan diri. Peserta didik diajak untuk bekerja sama dan belajar satu sama lain, tanpa ada tekanan untuk mencapai target tertentu.

Sebagai seorang pendidik yang memahami pentingnya pembelajaran yang inklusif dan berpusat pada siswa, Kak Maria melihat perlunya perubahan dalam pendekatan pembelajaran Pramuka. Banyak kompetisi Pramuka saat ini hanya menciptakan rivalitas dan ketegangan yang tidak sehat di antara peserta. Ini bertentangan dengan semangat kurikulum merdeka yang menekankan penghargaan terhadap keberagaman (diferensiasi) kemampuan dan potensi setiap individu.

Friendly Joint Camp menghadirkan metode pembelajaran baru yang lebih mengedepankan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Melalui kegiatan-kegiatan yang mengasa kerjasama, eksplorasi alam, dan permainan kolaboratif, maka peserta didik dapat mengembangkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan keberanian mereka dalam suasana yang akrab.

FJC di laksanakan pada tanggal 26-28 April 2024 bersama SMAN 4 Manado dan SMAN 8 Manado. Friendly Joint Camp di SMA Negeri 1 Tomohon menjadi ajang berbagi praktik baik bagi para pembina dan untuk mengapresiasi keberagaman, serta memperkuat hubungan antar peserta didik.

Kegiatan ini memperkaya pengalaman belajar mereka secara praktis. Dengan demikian, camp ini bukan hanya sekedar acara, tetapi juga merupakan bagian dari upaya sekolah untuk menyediakan lingkungan pembelajaran yang menarik dan bermanfaat bagi peserta didik dan pembinanya.

Dengan demikian, Friendly Joint Camp di SMA Negeri 1 Tomohon menjadi langkah awal dalam mengubah paradigma pembelajaran Pramuka menuju pendekatan yang lebih kolaboratif dan menyenangkan. Dengan memperkuat keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kerjasama, peserta didik diharapkan dapat menjadi individu yang lebih berkembang depan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments