WALENEWS.COM, TOMOHON – Festival Wanua Woloan 2024 dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-886 Wanua Woloan yang di gelar di Amphitheater Woloan, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon pada Jumat (9//8/2024), menjadi momentum meriah yang diwarnai berbagai pertunjukan seni budaya. Salah satu penampilan yang menarik perhatian publik adalah pertunjukan musik ansambel oleh Sanggar Kamang Wangko Woloan.
Penampilan Sanggar Kamang Wangko ini menjadi bagian dari rangkaian acara budaya yang bertujuan memperkuat identitas lokal dan merayakan kekayaan seni tradisional di tengah masyarakat. Dengan sentuhan musik modern dan etnik yang harmonis, kelompok ini berhasil memadukan instrumen secara serasi dalam format ansambel yang memukau para penonton.
Festival Wanua Woloan sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar untuk memperingati hari jadi kampung bersejarah Woloan, yang pada tahun 2024 ini genap berusia 886 tahun. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga wadah pelestarian nilai-nilai adat, sejarah, dan seni budaya Minahasa.

Partisipasi aktif dari Sanggar Kamang Wangko mendapat apresiasi dari masyarakat dan tamu undangan yang hadir. Penampilan mereka mencerminkan semangat kolaborasi generasi muda dalam menjaga warisan budaya melalui inovasi seni.
Ketua Sanggar Kamang Wangko Woloan, Armando Loho, S.Kom., M.Kom., mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan tampil di Festival Wanua Woloan 2024.
“Kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari perayaan HUT ke-886 Wanua Woloan. Ini bukan sekadar tampil di panggung, tetapi juga bentuk tanggung jawab kami sebagai generasi muda untuk merawat dan melestarikan budaya leluhur. Terima kasih kepada panitia dan seluruh masyarakat atas dukungannya,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga Woloan, Oktavianus Pusung, menyampaikan apresiasinya atas keberagaman penampilan dalam festival ini.
“Saya bangga melihat anak-anak muda kita tampil luar biasa. Penampilan Sanggar Kamang Wangko sangat menghibur dan menunjukkan bahwa budaya kita masih hidup dan berkembang. Semoga festival seperti ini terus dilestarikan,” katanya.
Lebih dari sekadar hiburan, Festival ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kelurahan Woloan Raya dan panitia lokal untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga tradisi serta menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam membangun kebudayaan wanua Woloan.


