Saturday, January 17, 2026
spot_img
HomeNasionalAtasi Gejolak Harga Beras, Senator Stefanus Liow Tegaskan Pentingnya Kolaborasi

Atasi Gejolak Harga Beras, Senator Stefanus Liow Tegaskan Pentingnya Kolaborasi

Penulis: Etzar Tulung

WALENEWS.COM, JAKARTA – Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Sulawesi Utara, Ir. Stefanus B. A. N. Liow, M.A.P., menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite II DPD RI dengan Direksi Perum Bulog di Ruangan Kutai DPD RI, Senayan, Jakarta, pada Selasa (4/11/2024).

Rapat tersebut membahas langkah Bulog dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan nasional.Dalam kesempatan itu, Senator Stefanus Liow menyoroti upaya cepatnya mengatasi kelangkaan beras pada Juli 2025 lalu.

“Saat harga beras melonjak, saya langsung berkoordinasi dengan Sestama Bapanas Dr. Sarwo Edhy dan menyurat resmi ke Kepala Bapanas. Beberapa hari kemudian penyaluran beras dilakukan di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Stefanus Liow juga mengapresiasi sinergi antara Bulog Sulut-Gorontalo, Dinas Pangan Provinsi Sulut, dan Satgas Pangan Polda Sulut. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dalam operasi pasar murah melalui Gerakan Pangan Murah.

“Regulasi saat ini hanya memberi ruang bagi pemerintah daerah, TNI/Polri, dan kejaksaan. DPD RI belum diakomodasi. Kami usulkan agar ke depan DPD RI bisa turut serta secara kelembagaan bersama Bulog dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Sebagai contoh, dua minggu sebelumnya Stefanus melaksanakan operasi pangan murah di Sulut dengan subsidi langsung berupa voucher harga beras dan gula yang mendapat sambutan positif masyarakat.

Ia juga mengusulkan agar Kabupaten Sangihe, Talaud, dan Sitaro dikaji ulang statusnya dari Zona I ke Zona II, karena ketiganya bukan sentra produksi beras dan menghadapi kendala biaya distribusi tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengapresiasi sinergi DPD RI dan menjelaskan bahwa Bulog tengah bertransformasi untuk memperkuat cadangan nasional.

“Saat ini Bulog hanya memiliki 10% stok nasional. Ke depan, kami targetkan 30–50% agar peran Bulog makin besar dalam menjaga sembilan bahan pokok,” ungkapnya.

RDP ini menegaskan komitmen bersama antara DPD RI, Bulog, dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan menjaga stabilitas harga menjelang Natal dan Tahun Baru. (Etzar Tulung)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Saturday, January 17, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments