WALENEWS.COM, Jakarta – Wali Kota Manado beserta jajaran melaksanakan audiensi program perumahan di Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Perkotaan, Gedung Learning BTN, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (3/11/2025).
Audiensi ini bertujuan untuk memastikan program-program strategis nasional dapat diimplementasikan di daerah.
Audiensi ini juga dilakukan dalam rangka mengamankan bantuan pembangunan rumah susun dari program pemerintah pusat, sekaligus mendukung inisiatif nasional “3 Juta Rumah untuk Rakyat”.

Manado sendiri telah menjadi penerima beberapa program bantuan perumahan dari pemerintah pusat pada tahun-tahun sebelumnya.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Sri Haryati, yang menerima rombongan Pemkot Manado, menegaskan bahwa pada prinsipnya program perumahan di pusat akan tetap diselenggarakan.
Namun, beliau memberikan catatan penting mengenai peran pemerintah daerah (Pemda).
“Pada prinsipnya program-program perumahan di pusat akan tetap diselenggarakan, namun perlu peran aktif dari pemerintah daerah untuk mampu menyediakan data database perumahan secara rinci sehingga menjadikan program tersebut tepat sasaran,” ujar Sri Haryati.
Lebih lanjut, Sri Haryati berpesan agar Pemda tidak hanya bergantung pada alokasi dari pusat. Kreativitas daerah dalam mencari sumber pendanaan tambahan sangat diperlukan untuk mempercepat pembangunan.
“Pemerintah Daerah harus lebih kreatif dalam mencari sumber pendanaan untuk pembangunan perumahan, CSR ataupun menarik investor untuk mengembangkan perumahan di daerah,” tutupnya, memberikan arahan strategis bagi Pemkot Manado untuk memperluas opsi pembiayaan perumahan.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat bagi Pemkot Manado dalam meningkatkan kualitas dan ketersediaan hunian layak bagi warganya, khususnya melalui skema rumah susun.




