Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the td-cloud-library domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1035546/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Tiga Tahun Penggusuran Paksa Kalasey Dua, Petani Berseru: Ingat Kami Masih Ada - Walenews.com
Wednesday, June 17, 2026
spot_img
HomeMinahasa RayaTiga Tahun Penggusuran Paksa Kalasey Dua, Petani Berseru: Ingat Kami Masih Ada

Tiga Tahun Penggusuran Paksa Kalasey Dua, Petani Berseru: Ingat Kami Masih Ada

WALENEWS.COM, Minahasa – Solidaritas Petani Penggarap Kalasey Dua (Solipetra) dan Betina Isu menggelar Workshop dan Refleksi untuk memperingati penggusuran paksa yang terjadi di 7 November Tahun 2022.

Workshop dan Refleksi ini dilaksanakan di Posko Petani Solipetra, Kalasey Dua, Kecamatan Mandolang, Jumat (7/11/2025).

Mempererat kekeluargaan dan memperingati 3 tahun penggusuran 

Sasa Patahiang, salah satu anggota Betina Issue mengatakan, Workshop dan Refleksi penggusuran yang dilaksanakan kali ini bertujuan untuk Mempererat kekeluargaan dan memperingati tiga tahun penggusuran paksa dan memberikan edukasi kepada warga khususnya petani untuk belajar membuat Hidroponik dan Eco Enzim.

“Workshop dan Refleksi 7 November yang dilaksanakan kali ini bertujuan untuk Mempererat kekeluargaan dan memperingati tiga tahun penggusuran paksa dan memberikan edukasi kepada warga khususnya petani untuk belajar membuat Hidroponik dan Eco Enzim,” kata Sasa.

Sasa berharap, dengan kegiatan yang dilaksanakan ini bisa mengedukasikan petani agar bisa memanfaatkan sisa-sisa dari hasil panen untuk diolah menjadi Eco-Enzim yang memiliki banyak manfaat. Dan petani juga bisa belajar memanfaatkan lahan kecil untuk melakukan penanaman metode Hidroponik.

Salah satu petani Kalasey Dua, Adrein Makasunggal, mengungkapkan terima kasih kepada semua yang sudah melaksanakan dan sudah membantu terselenggaranya kegiatan dihari peringatan tiga tahun penggusuran paksa.

“Makase banyak untuk support dari Komunitas Betina Issue, Tamang Bae Manado, LBH Manado dan Semua jejaring bersama petani Desa Kalasey Dua (Solipetra), yang sudah boleh bersama-sama menyukseskan kegiatan mengenang peristiwa 7 November Tahun 2022,” kata Makasunggal.

Adrein Makasunggal, juga mengingatkan bahwa petani Kalasey Dua masih ada.

“Ingat, kami masih ada,” tegas Makasunggal.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments