HomeBolaang Mongondow RayaPT ASA Fasilitasi Peningkatan Skill Budidaya Kakao bagi Petani Lokal

PT ASA Fasilitasi Peningkatan Skill Budidaya Kakao bagi Petani Lokal

Penulis: Dio Jubair

WALENEWS.COM, Tutuyan – PT Arafura Surya Alam (ASA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas masyarakat lingkar tambang melalui program penguatan keterampilan petani kakao.

Kali ini PT ASA menggelar pelatihan teknik sambung pucuk (grafting) kepada kelompok perintis kakao di Desa Kotabunan, Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sabtu (22/11/2025).

Superintendent External Relations PT ASA, Ag Harry Widyantoro, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kemampuan teknis kelompok, khususnya dalam pengelolaan bibit kakao yang sudah mereka mulai kembangkan.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan anggota kelompok perintis kakao di Kotabunan ini dalam mengelola kakao dan persiapan sambung pucuk, karena mereka sudah melakukan pembibitan yang kemudian satu setengah sampai dua bulan ke depan itu harus segera disambung,” ujar Harry.

Ia menegaskan pentingnya pemahaman mendalam mengenai teknik grafting sebagai dasar keberhasilan budidaya kakao.

“Mereka perlu pemahaman teknik-tekniknya, dasar-dasarnya bagaimana melakukan sambung pucuk, oleh karena itu kita mengadakan pelatihan ini supaya anggota kelompok ini mempunyai skill pengetahuan dan keterampilan. Sehingga nanti, ketika sambung pucuk mereka sudah punya dasar,” tambahnya.

Saat ini, PT ASA baru memfasilitasi satu kelompok perintis dengan jumlah anggota dua belas orang. Sementara delapan anggota lain masih dalam proses menyiapkan kebun yang memenuhi syarat, yakni berada di luar kawasan HPT.

“Saat ini kita baru mempunyai satu kelompok, total kelompok sebenarnya ada dua puluh anggota, tetapi kita hanya memfasilitasi dua belas orang yang sudah fiks, yang delapan masih mencoba mencari kebun yang di luar HPT,” jelas Harry.

Melalui kegiatan ini, PT ASA berharap para anggota kelompok tidak hanya mampu menguasai teknik budidaya kakao dan sambung pucuk, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi masyarakat sekitarnya untuk mengembangkan komoditas ini.

“Harapan dari kegiatan ini, kalau untuk anggota kelompok, dia punya skill untuk melakukan teknik budidaya kakao kemudian melakukan sambung pucuk. Ke depannya kelompok ini berhasil dan bisa memotivasi masyarakat di sekitarnya untuk melakukan kegiatan budidaya kakao sehingga kakao menjadi diminati,” ungkapnya.

Jika potensi minat masyarakat semakin tumbuh, PT ASA menargetkan pembentukan kelompok-kelompok kakao baru di 15 desa lingkar tambang.

“Nantinya kalau memang sudah ada peminat, PT ASA akan membentuk kelompok-kelompok di lima belas desa lingkar tambang. Kita mulai dari yang kecil ini dulu, kelompok rintisan, dan kemudian harapannya berkembang di semua desa yang ada di lingkar tambang,” tutupnya.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis PT ASA dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat lokal melalui pengembangan komoditas unggulan yang berkelanjutan.

Kegiatan dihadir oleh Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Sitti Aisyah Buntuan, SSi Apt, Konsultan Ahli bidang Kakao Prof., Roni Kobandaha, penyuluhan pertanian, anggota kelompok perintis kakao, Pimpinan PT ASA. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Friday, May 1, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments