HomeNasionalGMNI Lantik Pengurus Baru: Luncurkan REDLAB untuk Perkuat Kader di Bidang AI...

GMNI Lantik Pengurus Baru: Luncurkan REDLAB untuk Perkuat Kader di Bidang AI dan Analisis Data

WALENEWS.COM, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) resmi mengukuhkan kepengurusan baru periode 2025 di bawah kepemimpinan Ketua Umum Sujahri Somar.

Momentum pelantikan ini menandai transformasi besar organisasi melalui peluncuran REDLAB (Laboratorium Merah), sebuah pusat analisis media dan Artificial Intelligence (AI).

Langkah progresif ini diambil sebagai respons atas pesatnya perkembangan teknologi digital dan pergeseran medan perjuangan opini di ruang publik.

Ideologi Memandu Teknologi
Dalam pidato pengukuhannya di Jakarta, Kamis (15/1/2026), Sujahri Somar menegaskan bahwa penguasaan data dan narasi adalah instrumen vital dalam menentukan arah kesadaran publik saat ini.

Ia menekankan bahwa ketimpangan di era modern tidak lagi terbatas pada sektor ekonomi, melainkan juga akses terhadap informasi.

“Siapa yang menguasai data dan narasi, dialah yang menentukan arah kesadaran publik. Marhaenisme tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, ideologi harus memimpin teknologi, bukan tunduk padanya,” ujar Sujahri.

Selain REDLAB, GMNI juga memperkenalkan Buletin Zaken, sebuah produk analisis media berbasis data yang dirancang untuk memperkuat basis argumentasi kader di tengah banjir informasi.

Soroti Krisis Ekologi dan Investasi
Tak hanya fokus pada transformasi digital, DPP GMNI juga memberikan catatan kritis terhadap isu-isu kerakyatan dan lingkungan.

GMNI menyoroti maraknya krisis ekologi di Indonesia, khususnya bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatra baru-baru ini.

GMNI menilai bencana tersebut bukan sekadar fenomena alam biasa, melainkan dampak nyata dari kebijakan pembangunan yang mengabaikan daya dukung lingkungan demi mengejar investasi.

Poin Kritik GMNI terhadap Isu Lingkungan:

  • Kebijakan Pro-Investasi: Pembangunan yang menempatkan keuntungan di atas keberlanjutan.
  • Kemanusiaan vs Proyek: Kritik terhadap proyek yang mengabaikan keselamatan rakyat.
  • Langkah Nyata: GMNI telah menggalang dan menyalurkan donasi bagi korban bencana di Sumatra sebagai bentuk solidaritas.

Komitmen Advokasi Jangka Panjang
Menutup rangkaian acara, DPP GMNI menegaskan komitmennya untuk terus melakukan advokasi kebijakan pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan. Dengan perpaduan kekuatan ideologis dan adaptasi teknologi, GMNI optimis dapat tetap relevan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat kecil di masa depan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Tuesday, April 21, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments