Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the td-cloud-library domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1035546/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Protes Tidak Digubris, Askot Kotamobagu Kembali Turunkan Wasit Kontroversi - Walenews.com
Tuesday, June 16, 2026
spot_img
HomeBolaang Mongondow RayaProtes Tidak Digubris, Askot Kotamobagu Kembali Turunkan Wasit Kontroversi

Protes Tidak Digubris, Askot Kotamobagu Kembali Turunkan Wasit Kontroversi

WALENEWS.COM, KOTAMOBAGU – Kontroversi Turnamen Sepak Bola Matali Cup kembali memanas. Sehari setelah viral di berbagai media, Panitia Pelaksana Matali Cup melalui Askot/PSSI Kotamobagu justru kembali menugaskan wasit yang menganulir 3 gol sah Bonawang FC di babak 8 besar untuk memimpin laga semifinal hari ini di Stadion Nunuk Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu.

Keputusan itu diambil tanpa adanya tanggapan resmi atas kegaduhan publik maupun evaluasi terbuka terhadap kinerja perangkat wasit, sebagaimana dituntut Bonawang FC dalam konferensi pers Senin pagi.

“Kami sangat menyayangkan sikap panitia. Protes kami soal 3 gol yang jelas onside diabaikan. Bukannya dievaluasi, wasit yang sama malah diturunkan lagi di laga paling krusial. Ini melukai rasa keadilan seluruh insan sepak bola BMR,” tegas Manajer Bonawang FC, Rizaldi Pasi.

Tiga gol dianulir, keadilan dipertanyakan.

 Insiden bermula pada laga 8 besar Minggu, 14 Januari 2026 di Lapangan Matali. Wasit menganulir tiga gol Bonawang FC dengan alasan offside. Namun rekaman video dari pendukung di tribun kiri, kanan, depan, dan belakang lapangan menunjukkan posisi pemain tidak berada dalam posisi offside.

Akibat keputusan tersebut, Bonawang FC hanya bisa menang 2-1 dan gagal melaju ke semifinal. Suporter yang hadir sempat memadati pinggir lapangan menuntut kejelasan.

Pihak Bonawang FC memastikan tetap akan mengajukan keberatan resmi ke PSSI Sulut dan mendesak Askot Kotamobagu segera meninjau ulang rekaman pertandingan serta mengevaluasi kinerja wasit yang sudah berulangkali menyebabkan kontroversi.

“Upaya presur publik akan terus kami lakukan, dan upaya prosedural pengajuan keberatan ke PSSI Sulut,” ungkap Ancha selaku Asisten Manager

Adapun ungkapan kekecewaan dan peringatan dari salah satu tim manajemen Bonawang FC, “Askot dan PSSI Kotamobagu hati-hati! Kalian harus bisa segera sadar diri dan mengklarifikasi masalah ini di publik, jangan biarkan nama kalian akan ikut diseret dalam ketidakjelasan masalah atas rasa ketidakadilan yang dirasakan Tim Bonawang FC,” ujar Fikli yang saat ini juga sebagai Ketua DPD IMM Sulawesi Utara, pada Selasa (16/6/2026).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments