WALENEWS.COM, Manado – Oknum anggota Polri terlibat keributan dengan sopir taxi gelap Manado-Amurang, di depan Multi Mart Malalayang, Selasa (4/11/2025) Pagi.
Kejadian tersebut bermula dikarenakan, Ruddy Wurangian, sebagai sopir taxi melakukan protes kepada oknum Polisi tersebut. Dikarenakan merasa dirugikan atas perbuatan dari seorang oknum anggota Polri yang melanggar SOP dalam pengaturan jalur keberangkatan.
Menurut Ruddy, seorang oknum Polisi tersebut mengatur antrean keberangkatan armada dengan semena-mena atau sesuka keinginan pribadi yang menguntungkan diri sendiri.
Ruddy juga mengatakan bahwa oknum Polisi tersebut memiliki kuasa yang sangat kuat sehingga oknum Polisi tersebut selalu mengatur untuk istrinya yang bekerja di Amurang, agar mendapatkan giliran mengantar penumpang lebih awal atau pagi.
Dan menurut Ruddy, Istri dari oknum Polisi tersebut tidak pernah menghadirkan unit atau mobil di antrian pangkalan.
“Suka-suka dia. Sapa pun jalur musti Ibu yang berangkat pagi. Kan depe istri bale dari Amurang kan so sore. Dan pas dia mo kase maso member di antrian, nda pernah kase maso itu unit (Mobil),” kata Ruddy.
Ruddy menambahkan, bahwa Oknum Polisi tersebut mengatakan kepada Rudi, bahwa Rudi tidak lama lagi akan mati.
“Bayangkan dia bilang kita so babou tanah. Somo mati” kata Ruddy.




