Monday, August 31, 2026
spot_img
HomeManadoMuskom Justitia GMKI Manado Tetapkan Juan-Samuel, Kaderisasi Jadi Sorotan

Muskom Justitia GMKI Manado Tetapkan Juan-Samuel, Kaderisasi Jadi Sorotan

WALENEWS.COM, MANADO – Musyawarah Komisariat (Muskom) Komisariat Justitia Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Manado sukses digelar di Student Center GMKI Manado, Sabtu (30/8/2026).

Dalam forum tersebut, kader Komisariat Justitia menetapkan Juan sebagai Ketua Komisariat dan Samuel sebagai Sekretaris Komisariat Justitia untuk periode kepengurusan yang baru.

Selain menjadi forum pemilihan kepengurusan, Muskom juga menjadi ruang evaluasi dan refleksi terhadap arah gerakan, kaderisasi, serta kontribusi Komisariat Justitia bagi masyarakat.

Salah satu isu yang mendapat perhatian serius dalam forum adalah pentingnya memastikan renovasi fasilitas Student Center GMKI Manado berjalan seimbang dengan penguatan sumber daya manusia dan kaderisasi organisasi.

Student Center yang telah direnovasi dinilai memberikan ruang yang lebih layak bagi kader untuk menjalankan berbagai aktivitas organisasi. 

Namun, fasilitas yang baik dinilai harus diikuti dengan proses kaderisasi yang konsisten agar keberadaan gedung benar-benar memberikan manfaat bagi perkembangan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

“Student Center sudah direnovasi. Puji Tuhan. Tapi jangan sampai kita hanya bangga dengan gedungnya saja. Kalau kadernya tidak dikaderisasi, sama saja bohong. Nanti gedungnya bagus, tapi kadernya kosong,” tegas salah satu peserta Muskom, Gerald Tampilang.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam forum. Kaderisasi dinilai tidak boleh berhenti karena keberadaan kader merupakan kekuatan utama organisasi dalam menjalankan panggilan pelayanan dan perjuangan di tengah masyarakat.

Kaderisasi Harus Melahirkan Pejuang Masyarakat

Ketua Komisariat terpilih, Juan, menegaskan bahwa tugas kepengurusan baru bukan hanya menghidupkan aktivitas internal komisariat, tetapi juga memastikan kader memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Menurutnya, kader GMKI harus mampu membawa nilai-nilai organisasi keluar dari ruang-ruang diskusi dan menerjemahkannya dalam tindakan nyata.

“Benar. Kita tidak bisa hanya berpuas diri dengan renovasi. Tugas kita sekarang adalah mengisi Student Center ini dengan kader-kader yang terdidik, militan, dan punya komitmen GMKI. Kaderisasi harus jadi prioritas utama kami,” ujar Juan.

Ia menambahkan, kaderisasi harus membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual dan kepemimpinan, tetapi juga keberanian untuk berdiri bersama masyarakat ketika berhadapan dengan persoalan ketidakadilan.

“Jangan sampai kader hanya hebat berbicara di dalam ruangan, tetapi tidak hadir ketika masyarakat membutuhkan suara dan perjuangan kita. Kaderisasi harus melahirkan kader yang mampu melihat persoalan rakyat, turun ke lapangan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Student Center Harus Jadi Ruang Gerakan

Senada dengan Juan, Sekretaris Komisariat terpilih, Samuel, mengatakan Student Center harus kembali menjadi ruang yang hidup bagi kader maupun masyarakat.

“Gedung adalah rumah. Tapi yang membuat rumah itu hidup adalah kader. Komitmen kami: program kaderisasi akan jalan terus dan tidak boleh berhenti,” kata Samuel.

Menurutnya, Student Center harus menjadi tempat kader belajar, berdiskusi, membangun gagasan, sekaligus merumuskan langkah-langkah nyata dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kita ingin Student Center bukan hanya menjadi tempat berkumpulnya kader, tetapi menjadi ruang lahirnya gagasan dan gerakan. Dari tempat ini harus lahir kader yang punya keberanian memperjuangkan masyarakat, membela mereka yang lemah dan menyuarakan keadilan,” tambahnya.

Dengan demikian, kaderisasi Komisariat Justitia ke depan diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas internal, tetapi juga membangun karakter kader yang memiliki kepedulian sosial serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

Muskom menegaskan bahwa renovasi Student Center harus menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat kaderisasi dan gerakan.

Fasilitas boleh semakin baik, tetapi kaderisasi tidak boleh mangkrak. Gedung harus hidup, kader harus bergerak, dan gerakan harus memberi manfaat bagi masyarakat.

Dengan kepengurusan baru Juan-Samuel, Komisariat Justitia GMKI Manado dituntut membuktikan bahwa pembaruan fisik Student Center dapat berjalan beriringan dengan pembaruan mental, intelektual, spiritual, serta keberanian kader dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments