WALENEWS.COM, TOMOHON — Semangat memajukan dunia pendidikan di tanah Minahasa dan Kota Tomohon terus diperkuat. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya pelaksanaan Tes Tertulis dan Wawancara Pemilihan Putra Putri Pendidikan Tomohon–Minahasa Tahun 2026 yang berlangsung pada Sabtu (28/02/2026) bertempat di Kitakami, Kakaskasen Tomohon.
Tahapan ini merupakan bagian penting dalam proses seleksi untuk menjaring generasi muda terbaik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan luas, kepribadian yang baik, serta kepedulian terhadap dunia pendidikan dan budaya di Tomohon dan Minahasa.
Hadiri dalam kegiatan Mewakili Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tomohon Bpk Jhon Watung, SH selaku kabid Politik dalam negeri, Ketua Putra-Putri Pendidikan se-Sulawesi Utara Brandon Menajang S, Th, Pengurus Ikatan dan Juga Ketua Panitia Kristofel Pandey, S.Th bersama seluruh panitia yang ada.
Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Badan Kesbangpol Kota Tomohon, Jhon Watung, S.H. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi kecantikan atau kecerdasan semata, melainkan sebuah “laboratorium karakter”.
“Di tahun 2026 ini, kita tidak hanya membutuhkan generasi yang pintar secara akademik, tapi juga generasi yang memiliki soft skill tinggi. kedua di pundak kalian, kami menitipkan stabilitas dan masa depan daerah,” ujar Jhon Watung dalam pesannya kepada para peserta.
Ia juga menitipkan tiga peran utama bagi para finalis:
- Sebagai Putra-Putri pilihan, kalian harus menjadi:
- Duta Kerukunan: Penjaga nilai Mapalus dan kerukunan di tanah Minahasa dan Tomohon.
- Benteng Ideologi: Menjadi generasi yang imun terhadap radikalisme, narkoba, dan paham yang merusak persatuan bangsa.
- Wajah Positif Daerah: Menjadi teladan dalam etika dan moralitas di tengah gempuran arus digital.”
Para peserta mengikuti tes tertulis yang menguji pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, serta pemahaman tentang pendidikan dan budaya lokal. Selanjutnya, peserta menjalani sesi wawancara bersama dewan juri untuk menggali kemampuan komunikasi, karakter, motivasi, serta visi mereka sebagai calon duta pendidikan.
Sesi kemudian dilanjutkan dengan Wawancara Mendalam (Deep Interview) guna menggali kemampuan komunikasi, visi, serta motivasi peserta. Kualitas para calon duta ini diuji langsung oleh juri-juri yang sangat berkompeten di bidangnya, antara lain: Reza Tumbuan, SH Putra Bitung 2022 dan Harapan 2 Nyong Sulut 2023, Christy Honis Noni Fakultas Teologi UKIT 2025, Putra Pendidikan Sulawesi Utara 2025 Christian Tampi, Putri Pendidikan Sulawesi Utara 2025 Talita Lumewan, dan Ketua Putra-Putri Pendidikan se-Sulawesi Utara Brandon Menajang, S.Th Juga Sebagai Ketua Generasi Pesona Indonesia Kota Tomohon.
Ketua Panitia, Kristofel Pandey, S.Th, bersama seluruh pengurus ikatan dan panitia pelaksana, tampak sigap memastikan jalannya acara berlangsung kondusif dan objektif.




