Tuesday, June 25, 2024
spot_img
HomePemerintahanPemkot Manado Ganti Program Dana Duka dengan Bantuan Duka

Pemkot Manado Ganti Program Dana Duka dengan Bantuan Duka

Penulis : Raiza Makaliwuge

MANADO – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado ganti program dana duka dengan bantuan duka seperti, peti mati dan kain kafan.

Wali Kota Manado, Andrei Angouw menjelaskan, bahwa program dana duka tersebut tidak ada dalam visi dan misi pemerintahan saat ini.

“Dana duka itu tidak dalam visi dan misi Andrei Angouw dan Richard Sualang. Tapi sambil berjalan, kita (pemkot) merasa masyarakat yang berduka itu perlu dibantu. Terlebih jika yang berduka orang susah,” ujar Angouw, Senin (26/02/2024), Kota Manado.

Diterangkannya, pemerintah saat ini mengganti program dana duka itu dengan program bantuan duka. Dimana, program yang sudah berjalan selama setahun itu tidak dalam bentuk dana.

“Sudah setahun ini, dari awal 2023, Pemerintah Kota Manado mempunyai program yang namanya Bantuan Duka. Program ini tidak dalam bentuk dana. Tujuannya untuk meminimalisir penyalahgunaan tentunya,” jelas Angouw.

Program Bantuan Duka tersebut diberikan kepada warga yang tergolong tidak mampu, yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Bantuan duka itu berupa peti mati, perlengkapan duka dan kain kafan. Sampai saat ini, rata-rata perbulan itu sekitar 70 peti mati dan sekitar 20 kain kafan yang diberikan Pemkot Manado kepada warga yang susah,” ucapnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan BPJS ketenagakerjaan kepada warga Kota Manado yang merupakan pekerja rentan, pekerja informal dan UMKM itu ada sekitar 30.000 warga Kota Manado yang tercover BPJS Ketenagakerjaan.

“Dan itu dibayarkan oleh Pemkot Manado. Itu mendapatkan Rp 42 juta. Tentu itu dipakai untuk penguburan juga, serta kelangsungan hidup dari keluarga, anak sekolah dan lain sebagainya,” tutupnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments