Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the td-cloud-library domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1035546/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Armando Loho: Cerita Rakyat adalah Akar Identitas Minahasa - Walenews.com
Monday, June 15, 2026
spot_img
HomePendidikan & KebudayaanArmando Loho: Cerita Rakyat adalah Akar Identitas Minahasa

Armando Loho: Cerita Rakyat adalah Akar Identitas Minahasa

TOMOHON, WALENEWS.com – Kegiatan Lokakarya Cerita Rakyat Minahasa Dialek Tombulu resmi digelar di Amphitheater Woloan, Rabu (1/10/2025). Kegiatan ini akan berlangsung hingga 3 Oktober 2025 dengan melibatkan siswa SD hingga SMP se-Kecamatan Tomohon Barat.

Penggagas sekaligus Ketua Sanggar Kamang Wangko Woloan, Armando Loho, M.Kom, menekankan pentingnya peran tradisi lisan dalam membentuk identitas masyarakat Minahasa.

“Cerita rakyat bukan hanya kisah lama, tapi akar identitas kita. Di dalamnya tersimpan nilai dan kebijaksanaan yang tidak boleh hilang,” ujarnya.

Pada hari pertama, para peserta mendapat materi dari Johanis Paulus Loho, S.Pd, seorang pegiat literasi Tombulu sekaligus pelestari tradisi lisan Mahzani. Peserta juga tampil membawakan cerita rakyat dengan penuh semangat, menciptakan suasana yang hidup dan menginspirasi.

Kepala Bidang Kebudayaan Kota Tomohon, Ferry Darosa, M.Pd, yang turut hadir, mengapresiasi kegiatan ini dan mendorong para peserta untuk mengikuti lokakarya dengan sungguh-sungguh.
“Semoga bekal dari kegiatan ini memperkuat kecintaan mereka pada bahasa ibu, sehingga saat mengikuti lomba nanti bisa meraih hasil terbaik,” kata Ferry.

Lokakarya ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan bertema “Merawat Akar, Menyemai Cerita” yang diprakarsai Sanggar Kamang Wangko Woloan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus wadah pelestarian bahasa dan tradisi lisan Minahasa di tengah arus modernisasi.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments